Aset Kripto Kena Pajak, Bos Indodax Malah Senang

CEO Indodax Oscar Darmawan bahkan senang dengan pemberlakuan pajak atas transaksi aset kripto di Indonesia.

Wacana politik akan berlangsung pada 1 Mei 2022.

Ocean Oscar yakin pihaknya akan memperkuat regulasi aset kripto sebagai komoditas yang AKAN menarik perhatian masyarakat luas.

Dengan adanya pemungutan pajak ini tentunya akan meningkatkan legalitas dari aset kripto itu sendiri,” kata Oscar kepada GenPI.co, Kamis (7/4).

Dalam kondisi ini, Oscar melaporkan bahwa aset kripto dipandang sebagai investasi positif.

Karena pengenalan pajak memperkuat aset crypto legal di bawah undang-undang negara bagian.

Itu juga sesuatu yang sangat positif,” katanya.

Namun demikian, reaksi Oscar terhadap tingkat pajak kripto juga harus dipertimbangkan.

Sebelumnya, besaran pajak kripto diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor 68/PMK.03/2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan Atas Transaksi Perdagangan Aset Kripto.

Peraturan ini membuat perdagangan aset kripto dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (PPh).

“Namun sebagai pengusaha, saya berharap besaran pajak masing-masing 0,05 persen untuk PPN dan 0,05 persen untuk PPH. Pajak yang dipungut secara keseluruhan di industri juga hanya 0,1 persen,” tambahnya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *